Perikanan Indonesia Sulit Tembus Pasar International

0
118
(foto: industri.bisnis)

Jakarta, Klanews.id – Terkait komoditi seafood yang masih menyasar Asia, pasar Eropa dan Amerika sangat sulit ditembus. Disamping proses seleksi komoditi perikanan di kedua pasar tersebut relatif ketat, sikap eksportir perikanan kita yang masih belum bisa menjaga kualitas. Sehingga sangat susah masuk ke pasar Amerika dan Eropa tetapi, begitu bisa masuk seringkali kualitas atau packaging-nya tidak mau dijaga.

Meski hal  tersebut dilakukan oleh satu eksportir saja tetapi otomatis semua eksportir akan di-blaclist. Sehingga diharapkan pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi mampu membawa dan mengembangkan sektor perikanan yang lebih baik sehingga lebih mudah bersaing di pasar international.

Lihat juga: Pemda Fakfak dan Pemda Takalar Menandatangani MoU

“Kami sangat berharap bahwa pembangunan sektor perikanan peternakan terutama budidaya ikan akan diberikan perhatian penuh oleh pemerintah serta sektor swasta, “Direktur Jenderal; dari budidaya perikanan Slamet Soebjakto mengatakan di Jakarta, Selasa (21/10). Slamet Soebjakto menambahkan bahwa budidaya perikanan tumbuh 30% per tahun dalam kurun waktu 4 tahun terakhir dari tahun 2009-2013.

Asosiasi Indonesia Nelayan Tradisional (KNTI) sebelumnya juga meminta dukungan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk memperkuat organisasi nelayan tradisional dalam menghadapi dampak liberalisasi.

Menurut Ketua KNTI M Riza Danamik mengatakan, Joko Widodo memiliki kepentingan dalam menawarkan dukungan bagi nelayan tradisional dalam menghadapi tren liberalisasi di seluruh Indonesia. Sehingga diharapkan Presiden Joko Widodo mampu membawa perikanan Indonesia bersaing di pasar International kususnya eksport ikan beku dan udang. (HR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here