Indonesia Produksi Kapal Tank Pertama di Dunia Bernama Antasena

0
144
(dok: istimewa) Antasena, tak hanya mampu beroperasi di laut, tapi juga di sungai dan rawa

Jakarta, Klanews.id – Satu lagi alutsista canggih buatan Indonesia bernama Antasena. Tank Boat ini diproduksi oleh produsen kapal di Banyuwangi, PT Lundin yang bekerjasama dengan PT Pindad Indonesia dan industri pertahanan Belgia, CMI Defense.

Dengan berbagai keistimewaannya yang mampu beroperasi tidak hanya di laut, tetapi juga di pantai, sungai dan rawa, maka Kapal Tank ini diklaim merupakan produksi pertama di dunia. Belum ada industri kapal di dunia yang mampu memproduksi kapal sesuai kemampuan tersebut.

Menurut Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, Indonesia mampu membuat kapal bagus yang membuat banyak negara sudah memesannya. Industri kapal di Banyuwangi memang mempunyai banyak pengalaman memproduksi kapal berteknologi canggih, sehingga banyak menerima pesanan dari militer internasional untuk membuat kapal tempur.

Kapal Tank ini sangat sesuai untuk beroperasi di Indonesia yang memiliki laut luas, sungai dan rawa-rawa. Kapal ini nantinya akan dioperasikan di wilayah yang daerahnya memiliki banyak sungai dan rawa, seperti Kalimantan dan Papua. Dimensi bagian bawah kapal dibuat hanya setinggi satu meter, jadi bisa masuk ke perairan kecil seperti sungai dan rawa.

 “Tahun depan, kita tergetkan Tank Boat ini sudah dapat beroperasi. Dan nantinya akan dioperasikan di wilayah Indonesia yang memiliki banyak sungai dan rawa, seperti Kalimantan dan Papua,” kata Menhan.

Abraham Mose, Direktur PT Pindad Indonesia mengungkapkan, peran Pindad dalam pembuatan Kapal Tank ini adalah membuat Canon-nya, sedangkan industri kapal di Banyuwangi memproduksi kapalnya. Kerjasama ini dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Pertahanan.

“Dengan kemampuannya beroperasi di laut, sungai dan rawa, Tank Boat ini merupakan produk baru yang belum pernah ada di dunia. Dilengkapi dengan Canon kaliber 105 MM untuk menghancurkan musuh, namun tetap mampu bergerak fleksibel. Sangat sesuai untuk dioperasikan di Indonesia,” ujar Abraham.

Kapal ini telah banyak dipesan oleh negara lain dan rencananya akan dipasarkan ke negara-negara lain yang memiliki banyak rawa dan sungai seperti negara-negara Asia Tenggra, negara-negara Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Selatan dan Eropa. (RSP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here