Gerakan ‘Menghadap Laut’, Para Pihak di Selayar Tampil Beda

0
288
Mengangkat sampah dari dasar laut (dok: istimewa)

Selayar, Klanews.id. Sejak pukul 8 pagi (19/8), ratusan orang yang terdiri dari kaum muda, unsur Pemerintah Kabupaten, aparat penegak hukum, komunitas dan pencinta pesisir dan laut di Kota Benteng, Kabupaten Selayar menggelar aksi bersih pantai.

Kegiatan ini merupakan jawaban atas realitas bahwa Indonesia adalah produsen sampah hingga 65 juta ton saban tahun, 14%, atau 9 juta ton terdiri dari plastik. Tidak kurang 1,3 juta ton sampah plastik dihasilkan setiap hari di seluruh Indonesia.

“Aksi ini merupakan komitmen kami dalam menjawab harapan Menteri Kelautan dan Perikanan melalui gerakan Menghadap ke Laut yang diluncurkan baru-baru ini,” kata Zul Regal Janwar, dari Sileya Scuba Divers yang juga bekerja di Dinas Kelautan dan Perikanan Selayar.

Menurut Regal, kegiatan tersebut terbagi dua kelompok. Ada yang melakukan bersih pantai di Pabbaddilang dan Kampung Penyu lalu dilanjutkan pembersihan ekosistem terumbu karang dari sampah plastik.

“Ini yang mungkin berbeda dengan komunitas lain, kami akan bersihkan terumbu karang juga dari sampah plastik. Jadi bukan hanya pantai tapi laut Pabbaddilang, salah satu lokasi wisata Selayar,” katanya.

Yang kedua adalah aksi bersih pesisir dari Taman Pelangi ke Plaza Marina yang dikoordinir oleh Syamsul ‘Cambang’ Bahri dari Ikatan Sarjana Kelautan (ISKINDO).

“Salah satu alasannya karena saat ini sampah terutama sampah plastik semakin mengganggu keindahan kota Banteng,” kata Syamsul.

Menurutnya, lebih dari 100 orang telah berkumpul di titik awal Taman Pelangi, Plaza Marina kemudian bergeser ke Tempat Pelelangan Ikan, sebagian lainya ikut serta ke Pantai Pabbaddilang dan Kampung Penyu.

Bersatu padu menghadap ke laut (dok: istimewa)
Bersih pantai dari plastik (dok: istimewa)

Kota Benteng dan sekitarnya memang sudah lama menjadi target kiriman sampah dari daerah lain terutama dari wilayah bagian barat Indonesia. Setiap musim hujan, berton-ton sampah mengancam pesisir mereka. Dari Appatanah di selatan hingga Pamatata di utara.

“Kadang sampai menutupi separuh perkampungan warga, sampah-sampah menutupi lokasi rekreasi dan lokasi penangkaran penyu kami, “ kata Datu pengelola Kampung Penyu saat dihubungi Klanews.id beberapa waktu lalu.

“Di Kota Benteng, pantai Marina akan terlihat jorok karena sampah kiriman,” tambah Rahim ‘Rain’ Mazter dari Polres Selayar.

Tanggapan para pihak

Wakil Bupati Selayar, atas nama Pemda Selayar DR. H. Zainuddin, SH, MH memberi apresiasi atas gerakan ini. Wabup menyatakan bahwa kegiatan bersih-bersih pantai yang digagas Menteri Susi dapat dijadikan motivasi bersama.

“Ke depan bisa dipersiapkan lebih matang sehingga menjadi gerakan masyarakat dan dilaksanakan secara berkala sepanjang pantai Selayar,” katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Selayar, Makkawaru menambahkan bahwa acara ini menjadi bukti bahwa semua pihak di Selayar telah ikut dan sepakat bersama menjaga laut dan pantai dari sampah, melalui rencana aksi tahunan.

Persiapan penyelaman (dok: istimewa)
Bersih pantai (dok: istimewa)
Bersiap ke laut (dok: istimewa)

Sementara itu, Didi L. Manaba, praktisi pariwisata bahari Sulawesi Selatan mengapresiasi Gerakan Menghadap ke Laut di Selayar yang sedang didorong Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama komunitas-komunitas pencinta laut di Selayar ini.

“Kebersihan adalah salah satu hal yang paling penting di dunia pariwisata, terutama Selayar. Acara ini juga ada sisi edukasinya untuk mengajak masyarakat pesisir “Sadar Wisata”,” katanya kepada Klanews.id.

Menurutnya, gerakan ini akan jadi magnet promosi. “Bahwa Indonesia sebagai Negara Maritim dimana Selayar di dalamnya, harus concern dengan kebersihan dan penataan pesisir dan laut. Ayo sapu laut kita!” tambahnya.

Andi Fadillah (21) dari Komunitas Passikambeang Sampulollima Kota Benteng yang ikut dalam aksi bersih ini menyatakan bahwa dengan adanya kegiatan gerakan bersih pantai ini mampu memberikan banyak dampak pada masyarakat.

“Akan terdorong hatinya untuk senantiasa menumbuhkan rasa peduli terhadap gerakan ini. Akan tumbuh rasa kemauan dalam diri untuk peduli pantai dan laut mereka,” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here