Kematian Massal Ikan Di Danau Toba Kementerian Kelautan Dan Perikanan Siap Tanggap

0
68
(dok: istimewa)

Jakarta, Klanews.id – Kasus kematian massal ikan di Pintu Sona, Samosir Danau Toba telah minyita perhatian, diperkirakan 180 ton dengan taksiran kerugian Rp. 2,7 miliar.

Dalam Kasus ini KKP telah menerjunkan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Penyakit Ikan dan Lingkungan guna mengkaji dan menindaklanjuti kasus kematian massal ikan tersebut,  Rabu (28/08/2018).

Tim Satgas yang terjunkan ke lokasi diwakili para ahli perikanan budidaya pada Balai Perikanan Budidaya Ait Tawar (BPBAT) Jambi dan Balai Karantina Ikan Medan.

Menurut Ahmad Jauhari yang ikut dalam Tim Satgas, ada tiga dugaan sementara penyebab kematian massal ikan tersebut yakni terjadinya penurunan suplai oksigen, kepadatan ikan, dan lokasi terlalu dangkal.

“Turunnya suplai oksigen disebabkan terjadinya upwelling di lokasi KJA dan berakibat adanya perbedaan suhu yang mencolok antara air permukaan dan suhu air di bawahnya, inilah yang mengakibatkan terjadinya pergerakan masa air dari bawah ke permukaan dan mengakibatkan ikan mati” Lanjut Ahmad Jauhari.

Dari temuan tersebut Tim Satgas merekomendasikan  2 bulan kedepan agar menghentikan semua aktifitas KJA sementara waktu, agar perairan bisa recovery kembali. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here