Peranan Teknologi Informasi Dalam Menopang Industri Kreatif

0
110
(dok: Istimewa) Teknologi Informasi telah membuat banyak perubahan dalam kemajuan industri kreatif Indonesia

Jakarta, Klanews.id – Teknologi menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perkembangan perekonomian suatu bangsa, tidak terkecuali Indonesia sebagai negara yang sedang giat-giatnya mengejar pertumbuhan ekonomi. Indonesia, negara dengan kekayaan alam yang melimpah dan sumberdaya manusia yang besar tidak dapat menafikan peran teknologi untuk mengembangkan industri mulai dari hulu sampai hilir.

Perkembangan bidang teknologi informasi, ilmu pengetahuan dan kreativitas telah memicu lahirnya wacana mengenai industri kreatif yang saat ini telah menjadi fenomena global. Selain di negara maju, perkembangan industri kreatif setidaknya juga tumbuh secara pesat di beberapa negara berkembang seperti Cina, India, Brasil, Argentina, Meksiko, bahkan Burkina Faso yang terletak di daratan Afrika. Sementara di Indonesia, perkembangan sektor ekonomi kreatif juga tengah berkembang pesat di beberapa kota besar selama kurun waktu 10 tahun terakhir.

Baca Juga: Ada Teknologi Meningkatkan Kualitas Garam, Mengapa Terus Impor?

Sejak digulirkannya Ekonomi Kreatif oleh pemerintah beberapa tahun lalu, industri kreatif semakin hangat dibicarakan baik oleh pemerintah, swasta dan pelakunya sendiri. Dalam Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia tahun 2025 yang dirumuskan oleh Departemen Perdagangan RI dijelaskan adanya evoluasi ekonomi kreatif.

Berdasarkan dokumen rencana ini dapat diketahui bahwa adanya pergeseran dari era pertanian ke era industrialisasi lalu ke era informasi yang disertai dengan banyaknya penemuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi serta globalisasi ekonomi. Perkembangan industrialisasi menciptakan pola kerja, pola produksi dan pola distribusi yang lebih murah dan efisien.

Pengembangan industri kreatif harus selaras dengan perkembangan teknologi informasi. Hal ini penting karena kini semua lini industri ditopang oleh fasilitas teknologi informasi tersebut. Jika ingin industri ekonomi kreatif ini lebih maju maka mau tidak mau pihak-pihak yang terlibat di dalamnya harus berkolaborasi agar produk-produk yang dihasilkan dapat terinformasikan dengan baik dan tepat sasaran, selain kualitas dan ragam produk yang dihasilkan menarik dan variatif.

Teknologi informasi yang berkembang sangat pesat, telah mengubah gaya hidup individu dan cara menjalankan sebuah bisnis. Teknologi informasi menjadikan segala aktivitas menjadi lebih cepat, mudah, dan akurat. Peranannya dalam industri kreatif sangat dominan, karena mampu menjadi kontributor utama pendukung pertumbuhan dari sebuah industri kreatif dan daya dorong perkembangan ekonomi nasional yang dapat meningkatkan daya saing industri Indonesia dalam persaingan global.

Hampir semua sektor industri kreatif Indonesia, terkait langsung dengan teknologi informasi. Dengan adanya Teknologi Informasi sebuah industri dapat dengan mudah mempromosikan produk-produknya lewat internet hingga cakupan yang lebih luas (global). Karena Teknologi Informasi berperan sebagai media promosi produk oleh para pelaku industri kreatif dan juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia.

Teknologi Informasi telah membuat banyak perubahan dalam kemajuan industri kreatif Indonesia. Dalam industri kreatif khususnya peranan teknologi informasi menjadi dominan dalam menghasilkan karya kreatif. Diantara 13 kelompok industri kreatif, setidaknya 10 industri sangat terkait erat dengan teknologi informasi. Industri tersebut yaitu industri periklanan, arsitektur, disain, video, film dan fotografi, permainan interaktif (game), musik, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan piranti lunak, televisi dan radio, juga riset dan pengembangan.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai industri kreatif mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB) berkisar 7,05% atau senilai 642 triliun rupiah. Selain itu, industri kreatif menempati posisi keempat dalam penyerapan tenaga kerja yang mencapai 11,8 juta orang.

Di bidang teknologi informasi telah dicanangkan visi untuk menjadikan Indonesia sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, dengan proyeksi nilai transaksi e-commerce mencapai 130 miliar US dollar dan menghasilkan 1.000 teknopreneur pada 2020 mendatang.

Dengan melihat banyaknya peluang industri kreatif, maka sudah selayaknya Teknologi informasi dikembangkan sebagai salah satu wadah yang mampu mengembangkan sumberdaya manusia yang aktif, kreatif dan memiliki potensi luar biasa. Memberdayakan industri kreatif dan mengembangkan sumberdaya manusia yang kreatif akan turut memajukan perekonomian bangsa. Kecintaan akan industri kreatifitas bangsa dan turut serta pemerintah dalam memajukan industri kreatifitas ini akan memberi peluang besar bagi  pengembangan kreatifitas anak bangsa, yang mampu menyerap tenaga kerja di berbagai bidang. (RSP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here