Jakarta, Klanews.id – Saat ini laut sudah dalam darurat sampah plastik global, termasuk laut indonesia. Diprediksi pada tahun 2050, jumlah sampah plastik akan melebihi jumlah hasil tangkapan ikan di laut.

Hal tersebut diprediksi akan terjadi di masa akan datang sesuai kajian Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Pengetahuan Indonesia (P2O LIPI). Reza Cordova Peneliti Kimia Laut dan Ekotoksikologi P2O LIPI mengatakan secara global jumlah sampah plastik yang diproduksi ada lebih dari 80 juta ton sesuai perhitungan bio massa.

Reza menyebut 10 persen atau 8 juta ton dari total jumlah tersebut mencemari lautan. Apabila tidak ditangani dengan serius secara intensif, bisa jadi di tahun 2050 jumlah sampah plastik di lautan melebihi jumlah ikan.

Kondisi serupa juga bisa terjadi dengan pencemaran mikro plastik, yang membuat jumlah mikro plastik pada tahun 2050 juga akan lebih banyak dari hewan renik seperti plankton yang menjadi makanan ikan di lautan.

“Menurutnya, pada tahun yang sama, 2050, dikalkulasi jumlah mikro plastik lebih banyak dari plankton sebagai makanan ikan. Jadi bisa dibayangkan kedepanya seperti apa”.

Di Indonesia sendiri, isu pencemaran sampah plastik menurut Reza menjadi sebuah masalah penting yang mesti dikaji. 18 pantai di Indonesia dijadikan area monitoring setiap bulan untuk pemantauan sampah terdampar, sementara 13 pesisir di Indonesia dijadikan area sampling mikroplastik di permukaan air.

Reza menjelaskan, jenis sampah yang ditemukan dari seluruh area monitoring pantai adalah kategori makro plastik dan karet, logam, kaca, kayu (olahan), kain, serta bahan berbahaya lainnya, sekitar 36-38% berasal dari plastik di seluruh area kajian.

Diperkirakan 100-400 ton plastik masuk ke laut Indonesia per tahunnya. Dari hasil penelitian, ditemukan juga adanya korelasi antara kepadatan penduduk dengan sampah plastik serta mikro plastik di lautan.

Reza menuturkan, pemerintah dan seluruh pihak  harus berperan aktif dalam menganggulangi permasalahan sampah di laut, khususnya sampah plastik.


Editor: Haerul
Penulis: Rian M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here