Tiket Pesawat Mahal, Mudik Menggunakan Kapal Laut Mengalami Peningkatan

0
32
(dok: istimewa) Mahalnya tiket pesawat membuat pennguna kapal laut di mudik tahun ini mengalami peningkatan

Jakarta, Klenews.id – Mahalnya harga tiket pesawat membuat masyarakat memilih mudik dengan menggunakan kapal laut yang harganya lebih terjangkau. Meski harus menghabiskan waktu lebih lama diperjalanan, pemudik tahun ini tetap memilih jalur laut untuk bisa berkumpul dengan sanak keluarga merayakan Idul Fitri.

Harga tiket pesawat tahun ini memang mahal, kenaikannya mencapai dua sampai tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Apalagi menjelang hari raya seperti ini. Dibandingkan harga tiket kapal laut, tentu saja lebih murah dan lebih terjangkau.

Lelah perjalanan dan lama perjalanan menggunakan kapal laut, tentunya tak sebanding dengan kerinduan pada keluarga dan kampung halaman. Mudik tahun ini diperkirakan pengguna kapal laut akan meningkat. Terbukti dari pantaun di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, jumlah pemudik yang tiba dan berangkat mengalami kenaikan sebesar 46 persen dibandingkan tahun lalu

Baca Juga: Sandeq, Perahu Tradisional Tercepat Simbol Ketangguhan Pelaut Mandar

Menurut Dhany Rachmad, Deputi Regional Majaner Pelayanan Terminal Gapura Surya Nusantara Pelindo III, dari H-15 lebaran (23 Mei) hingga H-5 tercatat 56.667 penumpang turun dan 20.576 penumpang naik serta 4.177 penumpang lanjutan di Pelabuhan Tanjung Perak.

Jadi, ada kenaikan 46 persen dibandingkan tahun 2018 lalu. Lonjakan penumpang pengguna kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak sudah melebihi target sebelumnya. Sebab dari target 4 hingga 6 persen, saat ini sudah mencapai 46 persen.

Fenomena ini juga terjadi di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Pasca naiknya tarif tiket dan pengenaan biaya bagasi pesawat, masyarakat di Kota Makassar, mulai beralih ke moda transportasi laut. Tercatat, setelah kenaikan harga tiket tersebut, penumpang yang memilih menggunakan kapal laut mengalami kenaikan hingga 10%.

Menurut Budi Wibowo, Menajer Usaha Pelni Cabang Makassar, dalam satu pekan terakhir tercatat penumpang kapal Pelni mengalami peningkatan hingga mencapai 2 ribu orang dari perbandingan perhitungan tahun lalu.

Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, mengungkapkan mahalnya tiket pesawat akan meningkatkan pengguna transportasi laut. Sejumlah perantau yang berasal dari Kalimantan diperkirakan paling banyak menggunakan kapal laut menuju Pulau Jawa. Kapal-kapal itu akan berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.

Dengan meningkatnya pengguna moda transportasi laut, maka perlu juga ada peningkatan keselamatan angkutan laut. Mengingat angkutan laut menjadi salah satu moda yang sering mengalami kecelakaan selain angkutan darat. (RSP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here