Coral Triangle dan Pentingnya Kelestarian Terumbu Karang Indonesia

0
17
(dok: istimewa) Kawasan Coral Triangle sering juga disebut sebagai “Amazonnya Lautan” karena menjadi pusat keanekaragaman dan kelimpahan kehidupan laut di planet bumi

Jakarta, Klanews.id – Mungkin belum banyak yang tahu tentang Coral Triangle. Seberapa penting keberadaan dan seberapa pentingnya untuk dijaga? Juga perannya untuk negara maritim seperti Indonesia.

Coral Triangle merupakan kawasan laut yang kaya akan keanekaragaman hayati yang memiliki lebih dari 600 spesies terumbu karang dan meliputi 76% semua spesies terumbu karang yang ada di dunia. Sering juga disebut sebagai “Amazonnya Lautan” karena menjadi pusat keanekaragaman dan kelimpahan kehidupan laut di planet bumi

Lebih dari 3.000 spesies ikan termasuk ikan paus, lumba-lumba, pari, hiu, duyung dan ikan terbesar di dunia (paus hiu) menjadikan wilayah segitiga karang sebgai tempat hidup. Belum lagi, 6 dari 7 spesies penyu laut bertelur, mencari ikan dan bermigrasi di kawasan ini.

Kawasan ini meliputi Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filipina, Kepulauan Solomon dan Timor Leste dengan luasan perairan lebih dari 6.500.000 km². Menjadi sumber kehidupan lebih dari 120 juta orang di daerah pesisir, serta ribuan unit usaha baik kecil maupun besar di sektor perikanan dan pariwisata.

Oleh karena itulah setiap 9 Juni, dunia memperingati “Coral Triangle Day”; sebuah ajang kampanye pelibatan publik dalam upaya perlindungan kawasan Segitiga Terumbu Karang yang memiliki keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.

Baca Juga: Kolaborasi LPTK Wakatobi dan UHO Sukses Merestorasi Bambu Laut

Dari enam negara, Indonesia merupakan negara yang memiliki garis pantai terpanjang yang harus dilindungi keberadaan ekosistem terumbu karangnya. Yaitu sepanjang ± 80.791 km. itulah sebabnya, Indonesia menjadi pusat penyelamatan terumbu karang dunia yang kita sebut Coral Triangle Initiative.

Indonesia memiliki 51.000 km² terumbu karang, atau sekitar 20% luasan terumbu karang dunia. Ekosistem terumbu karang Indonesia menyimpan keragaman hayati tertinggi di dunia dengan antara lain berisi 2.500 jenis ikan, 2.500 jenis moluska, dan 1.500 jenis udang-udangan.

Kawasan ini juga menjadi sebuah tempat perkembangbiakan berbagai spesies, di Indonesiea saja ada 1.650 spesies yang bergantung pada terumbu karang. Lokasi ini juga memiliki 75% dari seluruh spesies mangrove atau bakau di seluruh dunia, dan 45% spesies rumput laut.

Sekitar seperempat pendapatan nasional Indonesia ditopang oleh kelestarian sumber daya pesisir dan laut. Kawasan Coral Triangle di Indonesia memiliki manfaat yang sangat besar diantaranya, menopang mata pencaharian, pendapatan, dan ketahanan pangan. Lokasi pemijahan dan perkembang biakan tuna yang menopang industri perikanan tuna serta menyediakan ikan tuna bagi jutaan konsumer di segala penjuru dunia.

Selain itu, sumberdaya laut yang sehat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri pariwisata alam, seperti usaha selam, transportasi udara, hotel dan restoran. Ekosistem terumbu karang dan bakau yang sehat dapat melindungi masyarakat pesisir dari badai dan tsunami. Untuk itulah, kawasan segitiga terumbu karang sangat penting untuk Indonesia sebagai negara maritim.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here