Jakarta, Klanews.id – Murad Ismail Gubernur Maluku mengundang perusahaan perikanan sebanyak 269 perusahaan, terdiri dari 235 perusahaan tangkap, 25 perusahaan pengelolaan perikanan, dan 6 perusahaan budidaya, guna meningkatkan dan memaksimalkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), di Hotel Ambhara, Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Di kesempatan itu, Murad menyampaikan bahwa kapal-kapal yang beroperasi di Laut Arafura langsung membawa hasil keluar Maluku, melalui kapal tampung maupun kontainer.

Menurut Murad, praktek tersebut akhirnya tidak memberikan retribusi sebagai sumber PAD untuk membangun Maluku.

Lihat juga: Kapal Pencuri Ikan Berbendera Panama Buruan Interpol Berhasil Ditangkap Satgas 115 di ZEE Indonesia

Murad mengingatkan agar perusahaan perikanan tidak hanya mencari keuntungan tetapi juga harus memberikan dampak yang baik bagi maluku, terutama peningkatan PAD Maluku.

Selain itu Murad juga menginginkan Anak Buah Kapal (ABK) sebagian besar harus berasal dari Maluku, dan semua perusahaan perikanan harus mendirikan kantor perusahaan di Maluku yang beralamat jelas di Ibukota Provinsi atau Ibukota Kabupaten yang dekat dengan daerah usaha perikanan.

Hal ini sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Maluku Nomor 01 Tahun 2018 tentang Zona Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, beserta peraturan turunan lainnya.

Lihat juga: Program Rumah Ikan Dinas Kelautan Dan Perikanan Pangkajene Jalin Kerjasama Dengan Universitas Hasanuddin

“Permasalahan kita saat ini adalah sebagian besar perusahaan perikanan belum melaporkan produksi perikanan untuk dicatat sebagai data based, dan digunakan dalam rangka kegiatan ekspor yang harus berlangsung dari Maluku,” kata Murad.

“Selain mengatur dan menertibkan pelaku penguasa perikanan, Murad juga membuka kesempatan kepada siapapun agar dapat memberikan masukan kepadanya, sehingga upaya penataan kegiatan kelautan dan perikanan dapat berjalan dengan baik.

“Penataan ini semata-mata karena tanggung jawab bersama dengan berbagai sektor kepentingan untuk sama-sama mengentaskan kemiskinan, mensejahterakan rakyat, dan melindungi sumberdaya alam maluku,” kata Murad.


Penulis: Haerul
Editor: Ahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here