Jakarta, Klanews.id – Berita duka datang dari ulama besar KH. Maimun Zubair. Ulama besar yang banyak melahirkan karya-karya besar dan murid-murid yang cerdas di bidang agama tersebut wafat di Tanah Suci Mekah, Selasa (6/8/2019) pukul 04.17 waktu setempat.

Kabar duka itu disampaikan Sekjen PPP Arsul Sani, Kiai kharismatik KH Maimoen Zubair atau akrab disapa Mbah Moen meninggal dunia.

“Telah berpulang kerahmatullah Mbah KH. Maimoen Zubair di Makkah. Insya Allah Khusnul Khotimah, Alfatehah, Amin. Mohon seluruh jajaran PPP melakukan sholat ghoib untuk beliau,” kata¬†Sekjen PPP kepada pers, Selasa (6/8/2019) pagi.

Mbah Moen diketahui sebagai Ketua Majelis Syariah PPP. Lahir di Rembang, Jawa Tengah, 28 Oktober 1928. Di usia 90 tahun, dia sangat dihormati. Seorang ulama besar Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang. Dia juga pernah menjadi anggota DPRD kabupaten Rembang selama 7 tahun.

Setelah masa tugasnya berakhir, dia mulai berkonsentrasi mengurus pondoknya yang baru berdiri selama sekitar 7 atau 8 tahun. Tapi rupanya tenaga dan pikirannya masih dibutuhkan oleh negara sehingga diangkat menjadi anggota MPR RI utusan Jateng selama tiga periode.

Pamit ke Megawati

Sebelum berangkat menunaikan haji, Mbah Moen pamitan ke Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2019) lalu.

Kepada Megawati, Mbah Moen menjelaskan hendak naik haji pada Minggu (28/7/2019), dan ingin berangkat dalam suasana kekeluargaan.

“Hanya silaturahmi dan pamitan karena mau naik haji hari Minggu. Itulah namanya persaudaraan yang hangat diantara beliau berdua,” kata Wasekjen PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga.


Penulis: Haerul
Editor: Nirwan M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here