Batam, Klanews.id – Pegawai Dinas Kelautan Pemkot Batam  terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polresta Barelang karena melakukan pungli terhadap para nelayan yang akan mengurus rekomendasi untuk membeli BBM.

Kapolresta Barelang, Prasetyo Rachmat Purboyo menjelaskan, pegawai Dinas Kelautan Batam yang melakukan pungli terhadap nelayan atas nama Asriadi.

Pengungkapan kasus ini dilakukan berdasarkan laporan nelayan korban pungli untuk mendapat surat rekomendasi membeli BBM.

Lihat juga: Bahas Lingkungan Maritim, 7 Negara ASEAN Berkumpul di Manila

“Berdasarkan laporan tersebut, kita membentuk tim dan bergerak cepat untuk melalukan OTT. Operasi ini sendiri dimpimpin oleh Kasat Reskrim, AKP Andri Kurniawan SIK,” kata Prasetyo.

“Tim kita melakukan pembuntutan di salah satu Kafe yang ada di Kecamatan Sekupang, Batam. Tak lama pelaku Asriadi bersama dua rekannya muncul dan duduk satu meja dengan nelayan korban pungli,” lanjut Prasetyo.

Lihat juga: ABK KM Putri Mulia Tujuan Pontianak-Ketapang Selamat Dari Maut

“Saat nelayan menyerahkan amplop ke pelaku, tim kita langsung bergerak cepat dan menangkap pelaku, kemudian kita bawa ke Polresta Batam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Prasetyo.

Barang bukti yang disita 500 dolar Singapura, dokumen surat rekomendasi pembelian BBM, buku registrasi yang dikeluarkan DKP dan dokumen yang diurus tersangka sejak tahun 2018 hingga 2019.


Penulis: Haerul
Editor: Ahmad & Jan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here