Ketua ISLA UNHAS Ingatkan Jokowi Bentuk Kabinet Produktif dan Tak Rangkap Jabatan

0
58
Darwis Ismail (Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin) Dalam Pembukaan Dialog Akhir Tahun dengan Tema " Pilpres 2019 dan Harapan Baru Kelautan Nasional" (Dok: Klanews.id)

Jakarta, Klanews.id – Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin bakal dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 mendatang. Namun, hingga saat ini belum diketahui jadwal pasti pengumuman Kabinet Kerja jilid II atau menteri-meneteri yang akan mendukung pemerintahannya kelak.

Beberapa waktu lalu, Jokowi mengaku baru akan fokus untuk menyusun kabinet setelah pelantikan sebagai presiden RI periode 2019-2024. Jokowi mengatakan dirinya akan menunggu sampai dirinya dilantik sebelum bicara soal kabinet.

Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin (ISLA-UNHAS), Ir. Darwis Ismail., MMA mengingatkan Jokowi agar membentuk kabinet Jokowi Jilid II yang lebih produktif bekerja untuk bangsa dan negara.

Baca Juga : Mahasiswa Makassar Menolak Menyerah

Darwis pun mengingatkan Jokowi untuk memilih figur yang akan menjadi menteri tidak rangkap jabatan. “Jokowi seharusnya mengutamakan menteri-menteri yang bisa bekerja keras produktif, bisa bekerja tim, jauh dari pencitraan semu dan tidak rangkap jabatan,” jelas Darwis.

Kata dia, khusus untuk rangkap jabatan pentingnya para ketua partai yang diangkat menjadi menteri melepaskan jabatan ketua partainya.

“Ini untuk menghindari kepentingan partainya yang akan mempengaruhi jabatannya kelak. Jokowi sebaiknya menekankan hal-hal tersebut agar kabinetnya bisa produktif dari sisi pembangunan ekonomi nasional dan jauh dari permasalah yang tidak diperlukan,” kata Darwis

Yang tak kalah penting, menurut Darwis persoalan integritas, kompetensi dan profesionalisme harus menjadi dasar memilih menteri. “Harusnya diisi oleh para ahli di bidangnya, orang yang profesional dan punya integritas,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here