Jakarta, Klanews.id – Prajurit dari Posmat TNI Angkatan Laut, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil menangkap seorang pelaku pengeboman ikan di Waiwuring, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Jumat (6/12).

Menurut Mubarak, Kepala Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kupang, pelaku yang ditangkap pada hari Jumat (6/12) bernama Nasrun Dagam, berasal dari Desa Waiwuring.

Penangkapan bermula pada saat Komandan Pos TNI AL mendapatkan informasi dari nelayan Kepulauan Adonara bahwa telah melihat aktivitas nelayan yang mencurigakan, disinyalir menggunakan bom ikan di sekitar Pelabuhan Fer Deri, Kecamatan Witihama.

Lihat juga: Bareskrim Polri Meringkus 19 Tersangka Pemasok 8 Ribu Bom Ikan

Anggota TNI AL yang menerima laporan tersebut langsung berkoordinasi dengan kepala bidang pengawas untuk turun mengejar pelaku menggunakan Sea Raider. Petugas pun mendekati pelaku yang telah berlabuh di pelabuhan Fer Deri.

Kata Mubarak, Saat petugas mendekat, pelaku mencoba menyembunyikan barang bukti dengan memindahkannya di sebuah kotak ke samping kapal yang sedang berlabuh.

Pada saat petugas ingin memeriksa kapal milik pelaku, justru pelaku menghalau sehingga terjadi saling dorong dan adu jontos. Seketika itu, Anggota TNI AL mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali.

Lihat juga: Bergerak Menyelamatkan Terumbu Karang Spermonde

“Setelah kapal milik pelaku  dicek dan diperiksa oleh petugas, ditemukan bom ikan yang siap pakai,” ujar Mubarak.

Saat dimintai keterangan oleh petugas, pelaku mengakui telah melakukan aktivitas pengeboman ikan bersama empat orang temannya dengan menggunakan dua perahu. Namun, pada saat dilakukan penangkapan pelaku lain sudah melarikan diri.

Setelah diperiksa di Larantuka, Pulau Flores, pelaku dan barang bukti diserahkan ke Stasiun PSDKP Kupang melalui Satwas PSDKP Flores Timur untuk diproses hukum.


Penulis: Haerul
Editor: Juf & Zul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here