23 Tahun YKL Indonesia Merawat Spirit Enviromentalism

0
97
Perayaan 23 Tahun YKL Indonesia

Makassar, Klanews.id – Berawal dari komitmen terhadap pentingnya konservasi kawasan pesisir, laut dan pengelolaan pulau-pulau kecil, Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia hadir untuk memberikan kontribusi melalui upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup dan sumberdaya pesisir laut yang diusahakan dengan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat dan riset.

Diinisiasi pendiriannya di Kota Makassar, tahun 1996 dan secara resmi berdiri tanggal 23 Januari 1997, YKL Indonesia merupakan Organisasi Non-pemerintah dengan Visi “Terwujudnya Spirit Enviromentalism“.

Kamis 23 Januari 2020, YKL Indonesia genap berusia 23 Tahun. Mengangkat tema “Merawat Spirit Enviromentalism” dirgahayu YKL Indonesia diisi dengan silaturahmi dan bincang “refleksi dan proyeksi” di Kapal Pinisi Pusaka Indonesia.

Belasan YKLers (sebutan bagi anggota YKL Indonesia) dan undangan dari perwakilan NGO serta komunitas hadir dalam kegiatan yang diawali dengan do’a bersama.

Baca Juga : Tingkatkan Produktivitas, KKP Fokus Garap Sektor Budidaya Perikanan

“Semoga umur yang ke-23 tahun ini, YKL Indonesia semakin bermanfaat untuk lingkungan dan masyarakat,” ujar Ketua Dewan Pembina YKL Indonesia, AM. Ibrahim yang memimpin do’a dan memulai bincang santai.

Ibrahim menyampaikan, YKL Indonesia adalah rumah belajar, bekerja dan berkarya bersama, sebagai media keikhlasan pengabdian dalam menjalani lautan kehidupan.

Sebagai proyeksi kedepannya, Penasehat YKL Indonesia, Yusran Nurdin Massa menyampaikan seiring dengan perkembangan waktu, model dan metode kerja NGO harus turut berubah.

“Saatnya NGO melakukan transformasi, harus terbuka dengan gagasan-gagasan baru, aktor yang berbeda dengan aktivisme zaman dulu. Era sudah 4.0, bahkan telah menuju 5.0. Saat ini harus mampu memanfaatkan teknologi,” jelas Yusran.

Baca Juga : 2022, Makassar New Port Disiapkan dengan Kawasan Industri Terintegrasi

Secara umum, diskusi ringan ini menekankan pada membangun kolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk bersama menjadi bagian mencari jalan keluar dari permasalahan lingkungan dan masyarakat.

Selanjutnya, peningkatan kapasitas sumberdaya manusia yang mampu memenuhi tantangan zaman dan perlunya perubahan pada model pendanaan menjadi bahan utama diskusi.

Berikut beberapa testimoni 23 Tahun YKL Indonesia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here