KKP Gandeng Bank dan Asuransi BUMN untuk Program Pemberdayaan Nelayan

0
22
KKP Gandeng Bank dan Asuransi BUMN untuk Program Pemberdayaan Nelayan

Palembang, Klanews.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng beberapa mitra yaitu Bank BRI, Bank Mandiri dan PT Jasindo untuk mendukung program-program pemberdayaan nelayan.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M Zulficar bersama para direktur masing-masing mitra dan disaksikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam acara pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Ditjen Perikanan Tangkap di Palembang, Senin (27/1).

Kerja sama KKP dengan BRI meliputi sinergi koordinasi pelaksanaan kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan bagi nelayan, pemberian dukungan kegiatan diversifikasi usaha nelayan dan kewirausahaan bagi nelayan, keluarga nelayan dan kelembagaan nelayan serta pengembangan kampung nelayan maju serta penyediaan infrastruktur layanan perbankan di sentra-sentra perikanan tangkap.

Sementara dengan Bank Mandiri, terkait dukungan program pemberdayaan nelayan penyediaan jasa layanan perbankan. Ruang lingkupnya meliputi pemberian dukungan kegiatan diversifikasi usaha, kewirausahaan serta pendampingan teknis dan sosialisasi bersama kepada nelayan, keluarga nelayan, dan kelembagaan nelayan, percepatan dan peningkatan realisasi kredit di subsektor perikanan tangkap, pelaksanaan CSR serta pemberian layanan produk dan jasa perbankan di bidang subsektor perikanan tangkap.

Adapun dengan PT Jasindo, KKP sinergi melalui program perlindungan nelayan melalui asuransi nelayan mandiri, dukungan kegiatan diverifsikasi usaha dan kewirausahaan bagi nelayan, keluarga nelayan dan kelembagaan nelayan, pengembangan kampung nelayan serta pendampingan teknis dan sosialisasi bersama kepada nelayan, keluarga nelayan dan kelembagaan nelayan.

Baca Juga : Tingkatkan Produktivitas, KKP Fokus Garap Sektor Budidaya Perikanan

Menteri Edhy menyebutkan, kerja sama dengan para mitra ini dilakukan dalam rangka mendukung pembangunan subsektor perikanan tangkap. Tujuan utamanya adalah sebesar-besarnya untuk kesejahteraan nelayan.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa kita perlu menggandeng berbagai pihak. Saya sangat mengapresiasi dukungan positif ini untuk kemakmuran nelayan di Indonesia. Sesuai visi misi Presiden yang diamanahkan selain membangun komunikasi dengan nelayan juga memberikan perlindungan dan pemberdayaan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraannya,” kata Menteri Edhy dalam sambutannya.

Sementara, Dirjen Perikanan Tangkap M Zulficar menegaskan, pihaknya akan terus menjalin kolaborasi dengan stakeholder untuk tujuan optimalisasi perikanan tangkap, sesuai arahan yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Kelautan dan Perikanan.

Rakernis yang digelar hari ini hingga dua hari ke depan, juga dilakukan dalam rangka bersinergi dan kolaborasi mewujudkan perikanan tangkap yang maju dan berkelanjutan tahun 2020-2024.

Rakernis ini, kata dia, merupakan tindak lanjut rapat kerja nasional yang dilaksanakan akhir Desember lalu. Pada pertemuan ini akan dilakukan pendalaman dan menjaring berbagai masukan yang lebih terarah pada rencana pembangunan subsektor perikanan tangkap 2020-2024.

Baca Juga : Cegah Virus Corona, Penumpang Pelabuhan Bintan dan Tanjungpinang Diperiksa Thermal

“Pertemuan ini melibatkan banyak pihak baik pemerintah pusat maupun daerah untuk mendukung rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024 pada subsektor perikanan tangkap,” tuturnya.

Fokus subsektor perikanan tangkap yaitu memperbaiki komunikasi dengan nelayan, penyerderhanaan perizinan, pengembangan pelabuhan perikanan, pengaturan penangkapan ikan sampai ZEE dan laut lepas serta perlindungan dan pemberdayaan nelayan untuk peningkatan pendapatan nelayan.

“Pemerintah terus melakukan inovasi, akhir tahun 2019 lalu DJPT KKP telah membuat gebrakan dalam menyederhanakan perizinan perikanan tangkap yang semula butuh 14 hari kerja kini bisa dilakukan 1 jam secara online melalui sistem informasi izin layanan cepat (SILAT),” papar dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here