Pandemi Corona Turunkan Permintaan Produksi Perikanan Hingga 20 Persen

0
45
Dok: istimewa

Jakarta, Klanews.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Edhy Prabowo telah mendapat laporan soal penurunan permintaan produksi perikanan akibat virus Corona di beberapa negara.

“Menurut laporan yang saya terima, wabah Covid-19 memang ada pengaruh terhadap penurunan permintaan 10-20 persen, tapi saya rasa ini tidak terlalu signifikan,” kata Edhy dalam keterangan resmi, Ahad, 29 Maret 2020.

Oleh karena itu, kita harus memastikan dan terus melakukan koordinasi baik di internal maupun eksternal untuk memastikan ketersediaan stok ikan dan aktivitas pembudidaya.

Lihat juga: Terduga Suspect Corona, Salah Satu Eselon di KKP Jalani Pemeriksaan

“Tentu kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar khusus untuk urusan suplai logistik dan sarana prasarana penunjang usaha tidak dibatasi. Misalnya pengiriman produk ikan, pakan, benur dan obat obatan,” kata Edhy.

Selain itu, Edhy juga telah menyiapkan sejumlah skenario seperti pemerintah membeli langsung produksi perikanan. Tapi, itu juga harus pikirkan ketersediaan cold storage untuk menampung jika pandemi virus Corona terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap produksi perikanan, terutama budidaya dan ekspor.

Lihat juga: Edhy Prabowo: Menteri Tidak Boleh Antikritik dan Bisa Dikritik Kapan Saja

Edhy menyampaikan bahwa kondisi ini mengakibatkan adanya penurunan ekspor karena konsumsi udang/ikan di beberapa negara seperti, Amerika, Eropa dan Cina menurun.

“Namun ini saya harap tidak menjadi kendala dan saya harap masyarakat tidak kendor dalam berbudidaya, harus diyakini bahwa negara tetap hadir untuk masyarakat. KKP akan terus memantau dan memastikan bahwa usaha budidaya tetap berjalan,” ujar Edhy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here