Jakarta, Klanews.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil melepas liarkan 19.937 benih lobster hasil upaya penyelundupan yang digagalkan oleh Polres Tanjung Jabung Timur, Jambi, di Pulau Angso Duo, Pariaman.

“Hasil sitaan benih lobster dalam keadaan hidup. Jadi tindakan yang dilakukan adalah pelepasliaran,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Aryo Hanggono, (19/5).

Aryo menyampaikan bahwa langkah yang diambil sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 tentang pengelolaan lobster, kepiting dan rajungan.

Lihat juga: Kemeterian Kelautan dan Perikanan Tingkatkan Kesejahteraan Awak Kapal Pengawas

Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama antara KKP dengan Polres Tanjung Jabung Timur dalam upaya penggagalan penyelundupan benih lobster ke Malaysia melalui Batam pada 16 Mei 2020.

Benih-benih lobster tersebut berasal dari beberapa daerah di Pulau Jawa, Lampung, dan Bengkulu.

Menurut Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang Mudatstir upaya penyelundupan tersebut berpotensi merugikan negara sebesar Rp 2,8 miliar.

Lihat juga: Menteri Edhy Lepas Ekspor 53,5 Ton Rumput Laut Spinosium ke Vietnam

Mudatsir juga menjelaskan bahwa jenis lobster yang dilepasliarkan ialah 2.267 ekor benih Lobster Batik, 130 ekor benih Lobster Mutiara, dan 17.600 ekor benih Lobster Pasir.

Lanjut Mudatsir, dalam tindakan penggagalan penyelundupan sampai pelepasliaran benih lobster dipastikan dilakukan sesuai dengan protokol covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here