Mantan Menteri KKP Susi Pujiastuti Kembali Menyoroti Kebijakan KKP

0
42
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (dok: istimewa)

Jakarta, Klanews.id – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti kembali menyoroti rancangan aturan KKP soal alat tangkap dan volume kapal.

“Dengan Peraturan baru yang dibuat KKP tidak ada lagi pembatasan ukuran kapal max 200GT (gross ton), cantrang, trawl, pursein ditarik dua kapal dan lain-lain,” cuitan Susi Pudjiastuti di akun Twitternya, Minggu, 14 Juni 2020.

Susi juga mengatakan bahwa kapal-kapal asing yang selama 5 tahun ini hanya bersandar di pelabuhan, akan berpotensi melaut lagi jika aturan tersebut dilegalkan.

Lihat juga: KKP Kembali Terbitkan Aturan Penangkapan Benih Lobster Bening

Lanjut Susi, dengan berlakunya aturan itu maka akan mengembalikan era kelautan pada tahun-tahun sebelumnya, dimana banyak kapal asing secara ilegal masuk dan menangkap di perairan Indonesia.

KKP berencana akan menerbitkan revisi soal perizinan delapan alat tangkap yang di dalamnya ada cantrang, pukat cincin pelagis kecil dengan dua kapal, pukat cincin pelagis besar dengan dua kapal, payang, pukat hela dasar udang, pancing berjoran, pancing cumi mekanis, dan huhate mekanis.

Selain delapan alat tangkap tersebut yang dilegalkan, KKP juga merevisi peraturan perikanan tangkap yang kembali mengizinkan kapal ikan di atas 200GT beroperasi dengan persentase skala usaha sebesar 22%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here